Arus Balik Mudik di Jalur Nagreg Macet, Warga Diimbau Tunda Waktu Pulang untuk Hindari Kemacetan


RADARBANDUNG.id, BANDUNG- Pemudik arus balik Lebaran 2025 yang melewati jalur Nagreg, Kabupaten Bandung disarankan untuk menunda keberangkatan guna menghindari kemacetan.
Pasalnya volume kendaraan di jalur tersebut mencapai rekor tertinggi, dengan total 212.662 kendaraan melintas dalam sehari, pada Kamis 3 April 2024.
Peningkatan signifikan terjadi setelah pada H-1 Lebaran, Senin (31/3/2025), jumlah kendaraan hanya mencapai 81.926 unit. Sementara itu, pada hari pertama Lebaran, volume kendaraan sempat turun hingga 129.571 unit karena banyak pemudik masih merayakan Idul Fitri di rumah masing-masing.
Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam mengimbau pemudik agar mempertimbangkan waktu keberangkatan untuk menghindari puncak kepadatan lalu lintas.
Menurutnya, lonjakan volume kendaraan terjadi karena kombinasi arus balik pemudik dan wisatawan yang menuju destinasi populer seperti Garut dan Pangandaran. “Jika memungkinkan, pemudik dapat menunda perjalanan atau memilih jalur alternatif guna menghindari kemacetan yang lebih parah,” ujar Eric saat dikonfirmasi, Kamis (3/4/2024).
Ia menambahkan bahwa kepadatan arus lalu lintas diprediksi masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan.
“Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Dishub Kabupaten Bandung telah menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik rawan macet. Namun, Eric menegaskan bahwa waktu keberangkatan tetap menjadi faktor utama dalam menghindari kepadatan,” ujar dia.
Selain itu, pemudik juga disarankan untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui aplikasi navigasi atau laporan resmi dari pihak berwenang. Dengan begitu, mereka dapat menyesuaikan rute perjalanan demi kelancaran di jalan.
Dishub juga mengingatkan pengendara untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat. Hal ini penting untuk menghindari hambatan di perjalanan yang dapat memperburuk kemacetan.
“Kami berharap pemudik dapat lebih bijak dalam menentukan waktu perjalanan. Jika lalu lintas sedang padat, menunda keberangkatan beberapa jam atau sehari bisa menjadi solusi yang efektif,” kata Eric.
Dengan strategi yang tepat, pemudik dapat menghindari kemacetan dan menjalani perjalanan yang lebih nyaman serta aman selama arus balik Lebaran tahun ini. (kus)