Ibunda Tewas Dibunuh di Kebon Kelapa Cimahi, Anak Korban Minta Pelaku Dihukum Berat


RADARBANDUNG.id- Anak sulung korban pembunuhan di Jalan Kebon Kelapa RT 02/ RW 03, Kelurahan Setiamanah, Kecamatan CIMAHI Tengah, Kota CIMAHI membeberkan kondisi sang ibu saat ditemukan.
Korban bernama Wahidah Rohmah (46) tersebut ditemukan tak bernyawa di rumah kontrakannya pada Minggu (16/3/2025) malam.
Untuk diketahui, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam kamar dengan posisi terlentang tanpa busana di atas kasur dalam keadaan mulut tersumpal handuk warna merah.
Selain itu, pada saat korban ditemukan juga masih terdapat benda tajam berupa gunting yang masih tersangkut pada tubuh korban tepatnya di bagian leher.
Anak sulung korban, Diniati Rohimah (27) mengatakan, sebelumnya dirinya sempat berkomunikasi dengan korban. Namun beberapa hari sebelum ditemukan meninggal dunia handphone korban sulit dihubungi.
“Motor ada di luar saat diketuk tidak ada yang nyaut dari dalam rumah kontrakan. Sementara motor ada di luar,” katanya saat ditemui di Mapolres CIMAHI, Rabu (2/4/2025).
Ia menambahkan, selanjutnya dirinya bersama suami bergegas berkoordinasi bersama warga setempat untuk melakukan tindakan pendobrakan rumah lantaran curiga ada yang tidak lazim.
“Saya langsung laporan dulu ke warga supaya ada saksi takut ada apa-apa. Saya dobrak pintu dapur sama suami saya,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, usai berhasil masuk ke dalam rumah lewat pintu dapur selanjutnya setiap ruangan rumah tersebut diperiksa.
“Terus saya maju ke dalam dapur langsung ke ruang tengah di situ ada dua kamar. Kamar yang satu lampunya nyala, ruang tamu nyala dapur nyala, tapi satu kamar lampunya mati,” katanya.
Masih kata dia, dirinya bersama sang suami masuk ke salah satu kamar lantaran curiga lampu dalam keadaan mati alias padam.
“Saya inisiatif bersama suami saya masuk ke pintu (kamar) tersebut yang terkunci dengan slot dari luar kamar,” katanya.
“Pas dibuka, memeriksa ke dalam kamar suami saya berteriak (ada kaki mamah) langsung saya panik dan lampu dinyalakan,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, usai mendapatkan kondisi sang ibu dalam keadaan meninggal dunia langsung berkoordinasi dengan warga dan melaporkannya ke Polres CIMAHI.
“Kita langsung lapor ke warga setempat karena ada pembunuhan kepada orang tua saya. Setelah itu ke sini laporan ke Polres CIMAHI,” katanya.
Ia menegaskan, dirinya berharap pelaku pembunuhan terhadap ibunya tersebut mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.
“Harapannya semoga ibu husnul khatimah untuk pelaku saya minta dihukum seberat-beratnya setimpal dengan perbuatan yang dilakukan kepada ibu saya,” tandasnya. (KRO)