Arus Mudik Lebaran Hari Ketiga di Bundaran Cibiru Ramai Lancar, Didominasi Pemudik Roda Dua


RADARBANDUNG.id, BANDUNG- Memasuki hari ketiga libur Lebaran, arus mudik di kawasan Bundaran Cibiru, Kota Bandung, Rabu (2/4/2025), terpantau ramai lancar.
Pantauan Radarbandung.id, sejak pagi hingga siang hari, lalu lintas kendaraan mengalami peningkatan dibanding hari biasa, namun masih dalam kondisi terkendali tanpa kemacetan yang berarti.
Perwira Pengendali, Iptu Edi Sutarsono yang bertugas di Pos Pengamanan (Pospam) Bundaran Cibiru, menyampaikan mayoritas pemudik yang melintas merupakan pengendara roda dua. Hal ini sejalan dengan tren tahunan, di mana sepeda motor tetap menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang hendak mudik ke wilayah sekitar Jawa Barat dan daerah sekitarnya.
“Sejak pagi hingga siang ini, arus kendaraan terus meningkat, tetapi masih dalam kategori ramai lancar. Sebagian besar pemudik menggunakan kendaraan roda dua, yang memang menjadi tren setiap musim mudik. Jajaran bersama petugas di lapangan terus melakukan pengaturan agar arus lalu lintas tetap tertib dan aman,” ujar Iptu Edi saat ditemui di lokasi, Pospam Bundaran Cibiru, Kota Bandung, Rabu (2/4/2025).
Iptu Edi mengungkapkan selain memastikan kelancaran arus, petugas juga aktif mengimbau para pemudik, terutama pengendara roda dua, untuk selalu mengutamakan keselamatan. Berkendara jarak jauh dengan sepeda motor memiliki risiko lebih tinggi, sehingga pemudik diingatkan agar tidak memaksakan perjalanan jika merasa lelah dan untuk selalu menaati aturan lalu lintas.
Lebih lanjut, Iptu Edi memprediksi puncak arus balik Lebaran akan terjadi tanggal 5 hingga 7 April 2025. Pada periode tersebut, diperkirakan akan terjadi lonjakan kendaraan, terutama di jalur-jalur utama yang mengarah kembali ke Kota Bandung dan wilayah Jabodetabek.
“Puncak arus balik diperkirakan akan terjadi 5 hingga 7 April mendatang. Kami sudah menyiapkan langkah antisipasi untuk mengurai kepadatan, termasuk rekayasa lalu lintas jika diperlukan, serta menempatkan petugas di titik-titik rawan kemacetan, dihimbau kepada masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik agar dapat menghindari kepadatan pada hari-hari tersebut,” jelasnya.
Iptu Edi menambahkan guna menghindari risiko kepadatan ekstrem, pihak kepolisian bersama instansi terkait telah menyiapkan berbagai strategi, pemberlakuan sistem buka tutup di titik-titik rawan serta pengaturan arus di persimpangan strategis.
“Posko-posko layanan mudik tetap disiagakan untuk membantu para pemudik yang membutuhkan informasi, istirahat, maupun pemeriksaan kondisi kendaraan mereka sebelum melanjutkan perjalanan,” tambahnya.
Iptu Edi menjelaskan hingga siang hari ini, arus mudik di Bundaran Cibiru masih dalam kondisi kondusif. Petugas kepolisian terus berjaga untuk memastikan perjalanan para pemudik berlangsung dengan aman dan nyaman.
“Kesiapan dan pengawasan yang optimal, diharapkan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2025 dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti,” pungkasnya. (dsn)