Komitmen Sinergi Korps Alumni KNPI dengan Pemprov Jabar, Siap Berantas Premanisme


RADARBANDUNG.id, BANDUNG– Korps Alumni KNPI berkomitmen untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang mengusung tagline “Jabar Istimewa.”
Ketua DPD Korps Alumni KNPI Jawa Barat, Dian Rahadian mengatakan anggotanya memiliki berbagai latar belakang seperti anggota legislatif, kepala daerah, pengacara, pengusaha, hingga beragam profesi
“Kami adalah organisasi yang mandiri dan profesional. Melalui wadah ini, kami mencurahkan ide dan gagasan serta mengabdi kepada masyarakat tanpa membebani pemerintah provinsi,” kata dia di sela memimpin acara buka puasa bersama pengurus baru.
Selain itu, Dian juga menegaskan bahwa Korps Alumni KNPI tidak memiliki hubungan struktural maupun historis dengan KNPI. Organisasi ini dibentuk oleh para mantan anggota KNPI secara mandiri dan telah tersebar di seluruh Indonesia.
“Kami bukan bagian dari struktur KNPI yang memiliki Majelis Pemuda Indonesia. Sementara KNPI berfokus pada kepemudaan, Korps Alumni KNPI bergerak di bidang kemasyarakatan,” jelasnya.
Dalam kesemapatan tersebut, Dian mengatakan, Korps Alumni KNPI juga memberikan dukungan penuh terhadap langkah Gubernur Dedi Mulyadi dalam memberantas premanisme di Jawa Barat dengan melibatkan Polda dan Kodam.
“Premanisme menjadi penghambat investasi dan penyerapan tenaga kerja. Kami siap menjadi garda terdepan dalam mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak kepada masyarakat,” tegas Dian.
Imbauan untuk Organisasi Masyarakat
Sebagai tokoh masyarakat dan anggota Pemuda Pancasila, Dian turut mengimbau seluruh organisasi masyarakat (ormas) di Jawa Barat untuk menjaga sikap dan perilaku anggotanya.
“Tidak ada organisasi yang mengajarkan anggotanya berbuat hal buruk. Jika ada yang melakukan tindakan premanisme, itu adalah oknum. Oleh karena itu, penting bagi pimpinan ormas untuk memberikan pembinaan yang baik,” kata Dian.
Di Pemuda Pancasila, misalnya, penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) melalui proses ketat dengan 190.000 anggota resmi se-Jawa Barat. Selain itu, kaderisasi menjadi syarat utama bagi anggota untuk naik ke jenjang kepengurusan.
“Pemimpin harus menjadi teladan. Jika pemimpinnya bersikap baik, anggotanya pun akan mengikuti. Sebaliknya, jika pemimpin arogan, perilaku tersebut akan menular ke bawahannya,” pungkasnya.
Dengan semangat sinergi dan komitmen sosial, Korps Alumni KNPI Jawa Barat siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang aman, sejahtera, dan berbudaya Pancasila. (dbs)