Ratusan Personel Gabungan Amankan Lebaran 2025 di Bandung Barat dan Cimahi


RADARBANDUNG.id- Ratusan personel gabungan yang terdiri dari sejumlah instansi dikerahkan dalam Operasi Ketupat Lodaya di wilayah hukum Polres CIMAHI pada Lebaran 2025 ini.
Hal tersebut dilakukan guna memastikan pelaksanaan mudik Lebaran Idul Fitri 2025 berjalan aman dan lancar.
Kapolres CIMAHI Tri Suhartanto mengatakan Operasi Ketupat Lodaya diselenggarakan lebih cepat dan serentak se-Jawa Barat, mulai Kamis (20/3/2025). Pasalnya, aktivitas mudik sudah akan berlangsung pada Jumat (21/3/2025).
“Jadi mulai besok masyarakat kami perkirakan sudah melakukan kegiatan mudik. Karena tanggal (21/3) anak-anak sekolah sudah libur,” katanya, Kamis (20/1/2025).
Ia menambahkan, mobilitamobilitas mudik Lebaran yang diperkirakan lebih awal itu diharapkan bisa mengurangi volume kendaraan pada puncak arus mudik pada tanggal 27-30 Maret 2025.
“Konsentrasi dalam operasi ini adalah terselenggaranya mudik, keamanan pada rekan-rekan, saudara-saudara yang melaksanakan ibadah Ramadan dan juga melaksanakan shalat idul Fitri nantinya,” katanya.
Tri menyebut dari 700 personil terdiri dari TNI-POLRI dan stackholder lainnya seperti Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Kesehatan baik Pemkot CIMAHI maupun Pemkab bandung barat.
“Dalam Operasi Ketupat Lodaya juga sudah dibangun sedikitnya 5 Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) di dua wilayah, yakni di Kota CIMAHI dan Kabupaten bandung barat,” katanya.
“Nantinya personil yang disiapkan akan berjaga di pos-pos tersebut dan di tempat-tempat yang rawan kemacetan dan kecelakaan,” imbuhnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, rencananya petugas gabungan tersebut akan disebar di sejumlah titik yang sudah disiapkandisiapkan dengan total ada 5 pos.
“Untuk pos terpadu ada di Padalarang. Itu satu pos yang sudah disiapkan. Mulai hari ini pos-pos tersebut sudah berdiri. Setiap pos dilengkapi oleh Pemkot dan Pemkab,” katanya.
“Baik dari BPBD, Damkar termasuk dari Dinas Kesehatan. Sehingga bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik jangan segan-segan untuk istirahat. Jangan sampai lelah kemudian memaksakan melanjutkan perjalanan,” sambungnya.
Tri memastikan, pihaknya sudah melakukan pengecekan jalur rawan kemacetan dan kecelakaan. Termasuk jalan-jalan dengan kondisi rusak sudah dikoordinasikan dengan Pemkab bandung barat agar segera diperbaiki, untuk meminimalisir kecelakaan.
“Ada beberapa titik dari kemarin kita mengecek ruas jalan yang menurut kami perlu ada perbaikan. Kita lihat Bupati bandung barat (Jeje Ritchie Ismail) sudah melakukan langsung pengecekan ke tempat yang rawan kemacetan akibat dari insfratruktur kurang dan perlu perbaikan,” katanya.
Ia mengimbau kepada masyarakat yang melakukan aktivitas mudik agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Membawa kendaraan dengan tertib berlalulintas dan mematuhi rambu-rambu yang disediakan.
“Tetap safety nomor satu, karena ada keluarga yang menunggu di rumah. Jadi lebih baik pelan asal selamat. Dari kendaraan pun harus diperhatikan. Kalaupun di perjalanan merasakan ada kendala kendaraannya maka berhenti dan perbaiki di tempat-tempat yang sudah tersedia,” tandasnya. (KRO)