Antisipasi Lonjakan Pemudik, Dishub Bandung Barat Maksimalkan CCTV Pantau Arus Lalulintas


RADARBANDUNG.id- Jumlah pemudik via jalur arteri Padalarang, Kabupaten bandung barat (KBB) diprediksi bakal meningkat antara 10-15 persen dibanding musim mudik Lebaran tahun sebelumnya.
Namun demikian, pemudik yang melintas jalan alternatif menuju Priangan Timur ini akan didominasi oleh kendaraan sepeda motor.
Hasil survei menyebutkan bahwa potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran tahun ini diprediksi mencapai 146,48 juta jiwa atau setara 52 persen dari total penduduk Indonesia.
Terdapat lima moda transportasi yang menjadi pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan selama libur Lebaran.
Pilihan terbanyak jatuh pada mobil pribadi sebesar 33,69 juta (23%), diikuti bus sebesar 24,76 juta (16,9%), kereta api antarkota sebesar 23,58 juta (16,1%), pesawat sebesar 19,77 juta (13,5%), dan sepeda motor sebesar 12,74 juta (8,7%).
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) bandung barat, Fauzan Azima mengatakan, untuk jalur Padalarang kami prediksi bakal meningkat 10-15 persen dibanding tahun lalu.
“Memang jalur Padalarang ini masih didominasi pergerakan pemudik pakai roda dua,” katanya, Jumat (21/3/2025).
Ia menambahkan, untuk memastikan kelancaran lalu lintas selama Arus mudik 2025 Dishub bersama Jajaran Satlantas Polres Cimahi telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas.
“Kita juga memasang Kamera CCTV untuk memudahkan petugas melihat titik kepadatan lalu lintas, menyelidiki penyebab kemacetan, serta menghitung jumlah kendaraan secara otomatis,” katanya.
“Apabila ditemukan sendatan di salah satu jalur mudik, petugas ATCS akan meneruskan informasi ke petugas lapangan sehingga bisa diterjunkan tim pengurai lalu lintas,” imbuhnya.
Lebih lanjut Ia mengatakan, total ada sebanyak 129 kamera CCTV yang terpasang di 59 persimpangan di bandung barat untuk monitoring lalu lintas mudik selama 7 hari sebelum dan sesudah Hari Raya Lebaran.
“Kamera ini tersebar di wilayah selatan mulai dari batas antara KBB dan Kabupaten Bandung, yakni Soreang-Cipatik, BBS, Simpang Darul Falah, hingga Alun-alun Cililin,” katanya.
Kemudian antara batas KBB dengan Cimahi di Padasuka, Cilame, Cimareme, Cangkorah, Citunjung, Pasar Batujajar, Simpang Tol Padalarang, Tagog, dan Ciburuy. Bergeser ke utara dimulai dari Simpang Paratag, UNAI, Lembang Park and Zoo.
Berlanjut di kawasan eks Kampung Gajah, Simpang Beatrix, Grand Hotel, Inti Metal, Simpang Panorama, Orchid Forest, Tangkuban Parahu, dan The Lodge Maribaya. Serta di Setiabudi tugu batas antara KBB dan Kota Bandung.
“Hasil pemantauan kita hari ini dari CCTV belum ada pergerakan mudik. Kita prediksi Arus mudik mulai meningkat pada H-7 Lebaran serta puncaknya pada H-3 atay tanggal 28 Maret 2025,” tandasnya. (KRO)