Raihan Individu Penggawa Persib Bandung Bukan yang Utama


RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Persib Bandung terus menunjukkan superioritasnya di Liga 1 2024/2025 di bawah asuhan pelatih asal Kroasia, bojan hodak.
Sejak awal musim, Persib Bandung berhasil menaklukkan hampir semua tim yang mereka hadapi.
Persib Bandung tim kesayangan Bobotoh ini away ke Padang dengan catatan hanya Semen Padang yang belum berhasil mereka kalahkan.
Laga krusial akhirnya terjadi pada Senin (10/3) malam WIB lalu, ketika Persib Bandung bertandang ke markas Semen Padang di Stadion H. Agus Salim.
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Kabau Sirah sempat unggul lebih dulu melalui eksekusi penalti Bruno Gomes pada menit ke-37.
Namun, Maung Bandung menunjukkan ketangguhannya dengan membalikkan keadaan di babak kedua.
Persib Bandung menyamakan kedudukan lewat gol Tyronne del Pino pada menit ke-63.
Tak berselang lama, Adam Alis mencetak gol pada menit ke-65 untuk membawa Persib berbalik unggul 2-1.
Dominasi Persib terus berlanjut hingga Beckham Putra mencetak dua gol tambahan pada menit ke-79 dan 86, memastikan kemenangan telak 4-1 untuk Maung Bandung.
Hasil ini menempatkan Persib di puncak klasemen dengan raihan 57 poin, semakin mengukuhkan dominasi mereka di Liga 1.
Sementara itu, Semen Padang semakin terpuruk di zona degradasi dengan hanya mengoleksi 22 poin.
Kemenangan ini semakin memperpanjang daftar tim yang sudah dikalahkan Persib.
Dari 18 tim yang bersaing di Liga 1, Persib telah mengalahkan 17 di antaranya. Jika dihitung dengan musim lalu, mereka juga mencatatkan kemenangan ganda melawan beberapa tim, seperti Persija Jakarta, Borneo FC, RANS Nusantara FC, Persikabo 1973, Persita Tangerang, serta PSS Sleman.
Kemenangan ini juga mencatatkan sejarah bagi bojan hodak. Dengan keberhasilan menaklukkan Semen Padang, ia menjadi pelatih pertama yang berhasil mengalahkan seluruh tim di Liga 1 yang pernah dia hadapi. Prestasi ini menjadi bukti nyata bagaimana tangan dingin Hodak mampu membawa Persib tampil sebagai tim yang tak terbendung.
Selain strategi yang brilian dari sang pelatih, performa impresif para pemain juga menjadi kunci keberhasilan Persib. Pemain-pemain seperti Tyronne del Pino, Ciro Alves, Beckham Putra, dan Kevin Ray Mendoza terus menunjukkan performa konsisten yang berperan besar dalam perjalanan luar biasa Maung Bandung musim ini.
Kini, dengan rekor tersebut, Persib semakin difavoritkan untuk menutup musim dengan gelar juara. Semua mata kini tertuju pada mereka, menanti apakah bojan hodak mampu membawa timnya mencapai kejayaan di akhir musim.
Namun, bagi bojan hodak, pencapaian ini bukanlah yang utama, karena target utamanya tetap memenangkan liga.
Meskipun Hodak mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut, meski tetap merendah.
“Bagus, saya tidak tahu harus berkata apa, tapi itu bagus ketika bisa mengalahkan tim lawan. Dalam dua tahun, kami memang bisa mendapatkan banyak hasil yang bagus dan itu alasannya saya bisa mengalahkan 20 tim, setidaknya bisa menang satu kali. Tapi yang paling penting adalah bisa memenangkan liga, kemenangan melawan 20 tim ini tidak begitu penting,” ujarnya.
Hodak menegaskan bahwa capaian ini tidak akan membuat timnya lengah. Saat ini, timnya berada di puncak klasemen dan berpeluang besar memperlebar jarak dari pesaing terdekat.
Namun, ia tetap meminta anak asuhnya untuk fokus menghadapi pertandingan demi pertandingan yang tersisa.
Dengan hanya tujuh laga tersisa, Hodak menyadari bahwa setiap pertandingan sangat menentukan.
“Saya sudah katakan sebelumnya, kami hanya perlu fokus dan melaju dengan menatap laga demi laga. Jadi bagi kami, sekarang yang terpenting pertandingan melawan Borneo dan itu akan sulit. Kami harus fokus untuk mencoba memenangkan pertandingan ini,” tambahnya.
Borneo FC, yang akan menjadi lawan berikutnya, dikenal sebagai tim yang solid dan sulit dikalahkan, terutama ketika bermain di kandang. Oleh karena itu, Hodak menegaskan bahwa timnya harus dalam kondisi terbaik untuk meraih kemenangan.
Selain fokus pada pertandingan, Hodak dan tim pelatih juga terus mengoptimalkan strategi dan persiapan.
Beberapa rotasi pemain mungkin dilakukan untuk menjaga kebugaran tim di sisa kompetisi.
Namun, ia tetap yakin bahwa dengan mentalitas dan kerja keras yang telah ditunjukkan sejauh ini, timnya mampu mengatasi setiap tantangan.
Sejumlah pengamat menilai bahwa pencapaian Hodak ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari strategi yang matang serta manajemen tim yang efektif.
Dengan keunggulan di puncak klasemen, peluang timnya untuk menjadi juara semakin besar, asalkan mereka tetap konsisten.
Kini, perhatian para penggemar tertuju pada laga melawan Borneo FC, yang bisa menjadi langkah krusial dalam perburuan gelar.
Jika tim Hodak mampu melewati ujian ini dengan kemenangan, maka peluang mereka untuk mengunci gelar juara Liga 1 musim ini akan semakin terbuka lebar. (pra)