Suara Dentuman Misterius Terdengar di Jakarta



RADARBANDUNG.id, JAKARTA– Warga Jakarta dikagetkan dengan dua kali suara dentuman misterius, Minggu (20/9) malam pukul 20.00 WIB.
Sejauh ini, belum ada laporan resmi terkait ini dari instansi terkait.
Camat Tebet Dyan Airlangga mengaku mendengar suara dentuman. Namun belum mendapatkan laporan dari warga setempat terkait suara dentuman yang terdengar.
Dyan mendengar satu kali suara dentuman di wilayah tempat tinggalnya di Pinggilingan, Cakung, Jakarta Timur.
“Barusan saya dengar juga nih di rumah saya di Cakung, barusan jam 20.58 WIB, sebanyak satu kali dentuman,” kata Dyan.
Kata Dyan, volume suara dentuman yang terdengar kecil, seperti suara meriam atau petir.
Dyan mengatakan belum menerima laporan warganya maupun jajarannya terkait informasi suara dentuman misterius di Jakarta ini, yang juga ramai dibicarakan di Medsos.
Seorang petugas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan yang pernah bertugas di Sektor Pasar Minggu menyebut suara dentuman terdengar anggota Damkar Sektor Pasar Minggu.
“Iya ada yang bilang dengar suara dentuman di Pasar Minggu, tapi belum ada yang melaporkan,” kata Wanto, petugas Damkar.
Informasi yang beredar di Twitter, suara dentuman misterius di Jakarta ini sebanyak dua kali terjadi di wilayah Pasar Minggu, Kalibata, Tebet hingga Cawang sekitar pukul 20.00 WIB.
Beragam komentar warganet menyebutkan dentuman bervariasi dari satu, dua hingga tiga kali. Dengan volume kecil hingga besar seperti suara dentuman meriam.
Suara dentuman terdengar warga di wilayah RW 10 Kelurahan Pasar Minggu.
Pihak kelurahan tengah menelusuri informasi dari warga terkait hal ini.
“Ini kami lagi telepon-telepon unit kebakaran, sudah konfirmasi Damkar Sektor Pasar Minggu sampai saat ini aman,” ujar Lurah Pasar Minggu, Gita Puspita Sari.
Gita telah menelusuri suara dentuman misterius melalui petugas piket di Kantor Kelurahan Pasar Minggu.
Baca Juga: Warga Bandung Ramai-Ramai Unggah Suara Dentuman Misterius Ini
Namun petugas tidak mendengar suara dentuman. Suara dentuman di laporan melalui pesan grup perpesanan warga di RW masing-masing.