Cemilan Enak Khas Cililin ‘Gurilem’


RADARBANDUNG.ID, MENU cemilan dari wilayah Kabupaten Bandung Barat, Gurilem, masih menjadi idola bagi sebagian warga di wilayah Bandung Raya bahkan Jawa Barat.
Hasil penelusuran tim redaksi, cemilan kerupuk berbentuk lonjong tersebut memiliki berbagai cita rasa. Namun yang paling digemari ialah rasa pedasnya.
Jika digigit, kerenyahannya sangat terasa bahkan mudah dicerna oleh anak kecil yang memakannya, tentu dengan rasa yang bukan pedas melainkan original.
Meskipun demikian, proses pembuatannya sangat tidak mudah lho. Pertama, tepung tapioka dicampurkan dengan garam. Kemudian tambahkan air lalu aduk hingga adonan tercampur rata.
Setelah adonan tercampur, tambahkan air panas, galai adonan sampai tidak lengket lagi. Setelah adonan tidak lengket, maka adonan siap untuk dicetak.
Proses pencetakan biasanya menggunakan alat press mekanik, hanya dengan di putar dan di press kemudian adonan akan keluar membentuk panjang seperti mie.
Setelah semua adonan habis dan tersusun rapih, kemudian di kukus di atas tungku dan biarkan hingga 30 menit.
Setelah pengkukusan selesai lanjut pada tahap pensuwiran atau pemisah agar bahan kerupuk tak menempel, setelah semuanya tuntas kemudian di jemur selama 2 hari sampai kering.
Terakhir adalah proses penggorengan.
Cara penggorengannya pun tidak menggunakan minyak namun dengan pasir dengan di aduk2 hingga panas yang dihasilkan merata sehingga kerupuk mengembang, kemudian angkat.
Terakhir, proses membumbui dan pengemasan. Setelah pengemasan selesai kemudian didistribusikan ke kios-kios penjual oleh-oleh khas Cililin dan di bandrol dengan harga RP8000 perbungkusnya.
Reporter: Siti Rofiqotul Fauziyah/job
Editor: Nida Khairiyyah